Penyelenggara Pemilu di Sinjai Diminta Jangan Pilih Kasih – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Penyelenggara Pemilu di Sinjai Diminta Jangan Pilih Kasih

PENULIS : LUKMAN SARDY

RADARBONE.CO.ID_SINJAI – Penyelenggara Pilkada di Kabupaten Sinjai yakni, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panwaslu diminta untuk tegas dalam melakukan fungsinya sebagai lembaga penyelenggara Pemilukada 2018.

Pasalnya, dugaan diskriminasi terhadap pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sinjai, Andi Seto Gadistha Asapa – Andi Kartini Ottong (SEHATI), pihak penyelenggara tidak tegas dalam mengambil tindakan.

Hal ini disampaikan, salah satu anggota Tim Pemenangan Sehati, Ahmad Marsuki, usai mendatangi Kantor Panitia Pengawas Pemilu (panwaslu) Sinjai di Jalan Garuda, Jumat sore, 2 Maret 2018.

Marsuki membeberkan, beberapa kejadian yang menurutnya merugikan pihak Sehati antara lain, Panwas tidak tegas memeriksa laporan dan temuan Aparatur Sipil Negara yang diduga melanggar dan cenderung diskriminatif dalam penanganannya selama ini.

“Panwas juga tidak menertibkan mobil branding pasangan calon yang masih berkeliaran sampai saat ini. Padahal tim kami telah taat dan patuh dengan membuka branding,” terang Ahmad Marzuki.

Selain itu, dugaan lainnya yakni panwas terkesan membiarkan dan tidak menindaki KPU atas keterlambatan pendistribusian alat peraga kampanye kepada tim pemenangan masing masing calon. Begitupula Panwas tidak menertibkan baliho yang masih memajang foto Bupati Sinjai yang sementara cuti untuk kampanye.

Olehnya, Marsuki menegaskan bahwa pihaknya memberikan waktu dalam kurung tiga hari kedepan agar pihak KPU dan Panwaslu melakukan koordinasi terkait dengan adanya dugaan pelanggaran.

Pimpinan Bawaslu Sulsel, Azry yusuf sebelumnya mengatakan, Branding mobil dengan gambar Paslon Pilkada tidak dibenarkan, karena itu dimaknai bagian dari pada alat peraga kampanye karena mobil ini ketika dipakai masuk dalam kategori alat peraga.

“Dilihat dari materi dan jenisnya, itu tidak dikenal dalam peraturan Bawaslu bahwa itu stiker karena melebihi batas, namun dimaknai sebagai kampanye karena memperkenalkan salah satu calon”, Kata Azry yusuf.

Terpisah, Ketua Panwas Sinjai, Rusmin menjelaskan, terkait mobil branding pihaknya belum memahami terkait dasar aturan yang melarang branding mobil seperti yang ada dalam Pkpu no 4.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top