Sengketa Lahan, Pembangunan Gedung SKB Dihentikan – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Sengketa Lahan, Pembangunan Gedung SKB Dihentikan

Pembangunan empat ruang belajar SKB ini dihentikan sementara waktu, menyusul sengketa lahan yang memanas antara Pemkab Bone dengan Pemprov Sulsel.

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Pemerintah Kabupaten Bone segera membalas surat yang dilayangkan Pemprov Sulsel terkait sengketa lahan pembangunan gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).  Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Drs Nursalam MPd mengatakan surat balasan akan dilayangkan ke pemprov setelah bupati menandatangani surat dimaksud.

“Belum dibalas suratnya sementara ditunggu bupati untuk ditanda tangani,” ungkap Nursalam. Dalam surat balasan ini, kata Nursalam nantinya akan menjelaskan kedudukan lahan yang menjadi lokasi pembangunan ruang belajar SKB. Sambil menunggu titik terang dari sengketa lahan yang melibatkan pemkab dan pemprov ini, Nursalam menegaskan aktivitas pembangunan gedung SKB dihentikan untuk sementara waktu.

“Untuk sementara kami sampaikan kepada SKB agar dihentikan dulu pembangunannya, nanti setelah ada keputusan antara Pemda Bone dengan Pemprov Sulsel baru dilanjutkan kembali,” jelas Nursalam. Adapun pelaksanaan proyek pembangunan ruang belajar SKB senilai Rp759.000.000 tersebut dilakukan secara swakelola, kata Nursalam karena merupakan bantuan.
“Memang bantuan ini dilakukan secara swakelola sama dengan bantuan sekolah, tidak dipihakketigakan,” tegasnya.

Sengketa lahan pembangunan gedung SKB terus berlanjut. Pemprov Sulsel telah melayangkan surat teguran kepada Pemkab Bone, agar menghentikan aktivitas pembangunan yang berjalan.
Penolakan terhadap pembangunan gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Dinas Pendidikan Kabupaten Bone yang berlokasi di Jl Lapawawoi Karaeng Sigeri, Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang terus berlanjut, salah satunya datang dari alumni SMAN 3 Bone.

Pemkab dalam hal ini disdik dinilai tak bisa membangun di atas lahan yang ditempati bangunan SKB tersebut merupakan karena lahan milik SMPP 30 Watampone yang telah berubah nama menjadi SMAN 2 Watampone dan kini berganti menjadi SMAN 3 Bone. Bukti kepemilikan atas lahan seluas 50 ribu meter persegi tersebut diperkuat dengan sertifikat Nomor 5 Tahun 1974.
Dengan adanya peralihan SMA dan SMK ke Pemprov Sulsel beberapa waktu lalu, dengan sendirinya aset tersebut menjadi milik pemprov. Namun dalam penyerahan lalu, pemkab hanya menyerahkan lahan yang ditempati SMAN 3 Bone seluas 13 ribu meter persegi.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top