Wow, Dana Vaksinasi Umrah di Bone Tembus Rp3,3 Miliar – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Wow, Dana Vaksinasi Umrah di Bone Tembus Rp3,3 Miliar

PENULIS : ADRY

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Animo masyarakat menunaikan ibadah umrah cukup tinggi. Ini ditandai dengan meningkatnya aktivitas vaksinasi jemaah umrah dalam tiga tahun terakhir. Tahun 2017 pendapatan negara dari biaya vaksinasi umrah di Bone mencapai Rp3,3 miliar. Berdasarkan data yang diperoleh dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar Wilayah Kerja Bajoe, menunjukkan jumlah jemaah umrah setiap tahun bertambah. Sebagai gambaran, pada 2015 tercatat 3.000 jemaah umrah yang melakukan vaksinasi. Kemudian meningkat menjadi 5.520 jemaah pada 2016. Selanjutnya di tahun 2017 terjadi lonjakan yang cukup signifikan, yakni mencapai 9.470 jemaah yang telah diberi vaksin.

Petugas Pemeriksa, dr Andi Irvan Latif memprediksi angka jemaah umrah yang melakukan vaksinasi tahun ini bakal meningkat, jika melihat grafik peningkatan warga yang menunaikan ibadah umrah pada 2017 lalu. “Memang dilihat dari jumlah jemaah yang datang di sini, kemungkinan besar akan ada peningkatan jumlah jemaah yang melakukan vaksinasi tahun ini,” ungkap Irvan kepada RADAR BONE, Jumat, 26 Januari lalu.

Menurut Irvan pihaknya cukup selektif dalam memberikan vaksinasi kepada para calon jemaah umrah.
“Jadi kalau jemaah yang kesehatannya terganggu, kami berikan kesempatan dulu untuk berobat. Nanti setelah kondisinya membaik baru kami lakukan vaksinasi. Dan bagi wanita hamil memang kami tidak diperkenankan untuk divaksin,” tegas Irvan.

Adapun biaya untuk setiap pelaksanaan vaksinasi, kata Irvan sebesar Rp350 ribu per orang. Dana vaksinasi umrah tersebut, kata Irvan langsung disetor para jemaah ke Kementerian Keuangan melalui transfer bank.
Jika melihat besaran dana vaksinasi yang dibayar jemaah dan jumlah jemaah umrah selama 2017, maka bisa dipastikan dana yang terkumpul dari hasil vaksinasi umrah mencapai Rp3.314.500.000.

“Biaya yang dikeluarkan jemaah sebesar Rp350.000 per jemaah melalui rekening dan langsung masuk ke Kementerian Keuangan. Jadi di sini kami tidak mengelola pembayaranny. Hanya saja memfasilitasi melakukan pembayaran” jelasnya.
Lebih jauh Irvan menjelaskan, tujuan pelaksanaan vaksinasi untuk mencegah para jemaah umrah terjangkit penyakit selama pelaksanaan ibadah umrah.
“Jadi tujuan dilakukan vaksinasi ini adalah untuk mencegah jemaah terkena virus penyakit yang ada di Timur Tengah. Agar penyakit di luar tersebut tidak terbawa masuk ke tanah air melalui para jemaah, makanya kami berikan vaksin kepada mereka, yakni vaksin meningitis,” imbuhnya.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top