Wow, Formasi Disabilitas Tak Dilirik – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Wow, Formasi Disabilitas Tak Dilirik

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Kuota yang lowong dalam penerimaan CPNS di lingkup Pemkab Bone bertambah. Setelah kuota jalur khusus eks tenaga honorer kategori II yang minus 37 orang dari 170 kuota yang tersedia, Formasi khusus lainnya, yakni formasi disabilitas juga mengalami hal serupa. Bahkan formasi yang dipersiapkan untuk kalangan difabel ini nihil pendaftar.
Data yang diperoleh dari BKPSDM Kabupaten Bone, menyebutkan hingga penutupan pendaftaran secara online, Senin, 15 Oktober lalu, tercatat 2.088 pendaftar CPNS. Ini terbagi pelamar jalur umum dan jalur khusus. Untuk jalur khusus ada tiga, yakni eks tenaga honorer K2, disabilitas dan cumlaude.

Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian, Hairunnisai mengatakan sampai penutupan pendaftaran online, formasi khusus disabilitas nihil pendaftar. “Formasi yang tidak ada pelamarnya tentudikosongkan. Misalnya formasi disabilitas pasti kosong, karena tidak ada yang melamar sampai dengan penutupan pendaftaran,” jelas Hairunissai.
Terkhusus formasi cumlaude, Hairunissai mengaku tak mengetahui datanya.

“Untuk formasi cumlaude kami tidak tahu, karena untuk mengatahui harus diketahui passwordnya. Semenatara kepala bidang kami tidak ada di Kabupaten Bone sekarang. Dia ke Jakarta dan dia saja yang tahu passwordnya,” jelasnya.

Kasi Pengolahan Data BKPSDM Bone, Drs A Irsal Mahmud MSi menambahkan formasi cumlaude ada pelamarnya. Hanya saja, dia tak bisa membeberkan datanya karena sedang berada di Jakarta. “Jumlah berkas yang masuk ada datanya di kantor. Jumlah yang lolos seleksi administrasi ada juga di kantor. Ada semua buku registernya itu,” jelas Irsal.
Lebih jauh ia menegaskan terkait adanya 27 eks tenaga honorer K2 yang ditolak sistem, itu merupakan kesalahan pengisian data yang dilakukan oleh tenaga honorer yang bersangkutan. Bukan kesalahan input oleh BKPSDM. “Pada 2012 ada pendataan tenaga honorer. Pada saat itu, tenaga honorer sendiri yang mengisi data di blangko lalu ditandatangani. Jadi kalau ia tertolak sistem itu kesalahan yang bersangkutan. Bukan kesalahan di BKPSDM,” tegas Irsal.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top