Salah Satu Terduga Pelaku Pengrusakan Ternyata Dosen LB di IAIN – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Salah Satu Terduga Pelaku Pengrusakan Ternyata Dosen LB di IAIN

RADARBONE.CO.ID–Satu dari dua terduga pelaku pengrusakan fasilitas kampus IAIN Bone dan penyerangan terhadap mahasiswa kampus tersebut, berprofesi sebagai dosen luar biasa (Dosen LB) di kampus itu.

Suparman alian Gendo, diketahui terdaftar sebagai dosen LB di IAIN. Terduga pelaku bersama satu rekannya, kini sudah diamankan petugas Kepolisian Polres Bone.

Wakil rektor bidang kemahasiswaan, Aminullah yang dikonfirmasi radarbone.co.id, membenarkan jika satu terduga pelaku berstatus dosen LB.

“Iya memang dosen LB dan baru mau mengajar. Kita serahkan sepenuhnya ke kepolisian untuk memproses kasus ini. Dan jika terbukti, tentu pihak kampus tidak akan tinggal diam,” ujar Aminullah, Rabu 19 September siang tadi.

Aminullah menegaskan, kasus ini juga akan dibahas di komite etik IAIN Bone, begitu hasil penyelidikan dari kepolisian telah keluar dan kedua oknum itu memang terbukti.

“Ada komite etik, hasil dari rapat komite etik ini yang nanti akan menetapkan sanksi yang akan dijatuhkan,” ujarnya.

Aminullah tidak menampik hasil rapat komite etik yang merekomendasikan dosen LB tersebut dicoret dari IAIN dan mahasiswa yang terlibat di drop out.

“Itu salah satu sanksinya. Jadi tergantung hasil rapat komite etik. Itu jika terbukti,” kunci Aminullah.

Diketahui, Kepolisian Resor Bone terus mengusut kasus penyerangan di dalam kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN), tepatnya di Sekretariat Mapala Mappesompae dan SSB BSF pada Sabtu 15 September 2018 dini hari lalu.

Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam Kasim mengatakan sejauh ini pihaknya telah menangkap dua diduga pelaku penyerangan di IAIN Watampone.

“Mereka ditetapkan sebagai pelaku berdasarkan keterangan saksi dan petunjuk di TKP. Sementara masih dua dulu dan lagi dalam pemeriksaan,” kata Kadarislam, Selasa 18 September 2018.

Diketahui kedua pelaku tersebut yakni Fitra, seorang mahasiswa yang beralamatkan Desa Lamurukung. Dan Parman alias Gendo, pemuda 27 tahun yang berprofesi sebagai pendamping desa dan dosen LB.

“Mereka ditangkap semalam Senin 17 September, masing-masing di rumahnya,” lanjut Kadarislam

Dari penangkapan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah parang dan badik

Seperti diberitakan, penyerangan oleh kedua pelaku bersama rekannya yang mencapai 100 orang itu, menyebabkan sejumlah kerusakan di kedua sekretariat organisasi mahasiswa tersebut.

Selain barang inventaris organisasi, 16 unit kendaraan roda dua yang berada di kawasan sekretariat pada malam penyerangan itu, juga turut menjadi sasaran keberutalan mereka.

Bahkan, 3 mahasiswa harus dilarikan ke rumah sakit karena menjadi korban penyerangan. Ada yang dihantam balok, kena tikam, bahkan ada pula yang tertancap busur panah di pipinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top