Dugaan SPPD Fiktif Diskominfo Sinjai Mencuat

  • Bagikan

SINJAI, RADARBONE.FAJAR.CO.ID--Salah seorang tenaga honorer di Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Sinjai mempertanyakan kwitansi SPPD perjalanan dinas sebanyak 7 kali. Dimana setiap perjalanan dinas yang tertera di kwitansi sebesar Rp 700 ribu.

Honorer ini menduga adanya pertanggung jawaban fiktif.

Aj mengaku terkesan diperlakukan tidak manusiawi oleh atasannya. Pasalnya setiap perjalanan dinas luar Kabupaten Sinjai, tenaga honorer diikutkan, setelah setiba di tempat tujuan dirinya sengaja dipisahkan diri oleh atasannya.

"Saya heran entah siapa yang menikmati SPPD yang saya tanda tangani, karena baru satu SPPD saya terima sebanyak Rp700 ribu sedangkan saya tanda tangani sebanyak 7 kwitansi perjalanan dinas. Entah siapa yang menikmatinya," kata Aj sembari meminta identitasnya dirahasikan karena takut dipecat oleh atasannya.

Untuk sementara SPPD diduga dipangkas oleh pihak tertentu di lingkup dinas tersebut. Tak hanya itu sejumlah kegiatan dinas dilakukan terkesan fiktif.

"Itupun kalau saya diikutkan perjananan dinas, mereka tidur enak di hotel. Sementara kami cari rumah teman untuk nginap waktu itu saya perjanan dinas ke Makassar," ungkapnya.

Kadis Kominfo Sinjai, Tamzil Binawan membantah tudingan SPPD fiktif tersebut.
Bahkan gaji tenaga honorer dibayarkan sesuai jumlahnya dan tidak ada pemangkasan.

"Tidak ada itu ndi. Kemudian SPPD apa yang dia maksud. Bahkan, gaji tenaga honorer kami, tidak ada yang dipangkas," kuncinya.

*

  • Bagikan